Minggu, 10 Desember 2017

Coto Makassar

Salam komunikasi !!!haii guys buat kalian yg pencinta kuliner uda  pernah nyobain coto makasar belum? Rugi kan kalo ngk cicipin masakan dari Makassar..





Menikmati Wisata Kuliner Coto Makassar agar tau rasanya jadi bangsawan. Itulah yang sering di utarakan oleh warga makassar. Coto Makassar masuk ke dalam daftar masakan legendaris bersama Soto Lamongan, Sate Padang, Gudeg Yogya dan Bakso Malang, travelers. Kuliner khas Nusantara ini sudah menyebar di mana-mana. Tapi taukah kamu kalau dulu nggak sembarang orang bisa menikmati Coto Makassar, lho? Nah mungkin itu dia yang menjadi wacana mengapa kalau makan coto makassar serasa jadi bangsawan.Apa sih Coto Makassar, kenapa disebut Coto Makassar, mungkin itu yang menjadi pertanyaan sebagian orang pentinca Wisata dan Kuliner. Coto Makassar ‘ditemukan’ di tahun 1500-an. Mengapa masakan ikon Makassar ini dinamakan ‘coto’ kurang begitu jelas juga, travelers. Ada yang bilang Coto Makassar itu ya sotonya orang Makassar karena sama-sama menyuguhkan daging sapi yang dipotong-potong, taburan daun bawang, seledri, bawang goreng dan kuah yang hangat dan nikmat. Bedanya, Coto Makassar biasa dimakan bersama burasa atau yang lebih dikenal dengan sebutan ketupat. Lalu kuah Coto Makassar tidak pakai kunyit, melainkan bumbu kacang yang sudah dihaluskan bersama rempah-rempah lainnya seperti kemiri, ketumbar, merica dan jintan.Menurut kabar yang beredar, Coto Makassar pertama kali dihidangkan di tahun 1538 sebagai santapan raja dan keluarga Kerajaan Gowa. Coto Makassar juga dihidangkan untuk menyambut tamu kerajaan atau sebagai sajian di acara-acara besar kerajaan. Setelah era kerajaan berakhir, Coto Makassar pun menjadi lebih membumi karena semua orang ingin tahu seperti apa rasanya makanan para bangsawan. Karakter orang Makassar yang dikenal suka merantau inilah yang turut berperan dalam mempopulerkan Coto Makassar ke seluruh Nusantara sampai sekarang.Kelebihan Coto Makassar itu ada pada rasa daging sapi-nya yang gurih dan meresap sampai ke serat-seratnya. Ini karena daging sapi terlebih dahulu direbus dengan air cucian beras yang sudah dicampur dengan serai, jahe, lengkuas dan daun salam untuk menghilangkan bau amisnya. Jeroan sapi seperti jantung, hati, babat, limpa, paru dan lidah juga masuk ke dalam racikan Coto Makassar. Tapi khusus jeroan sapi, sebelumnya harus direbus dahulu pakai air cucian beras dan bumbu secara terpisah agar rasanya tidak saling tercampur dan menimbulkan aroma yang kurang sedap.Sekarang ini Coto Makassar ditawarkan dengan berbagai variasi sesuai permintaan pemesan, travelers. Ada Coto Makassar Hadija yang berisi hati, daging, jantung, Coto Makassar Halija yang berisi hati, limpa, jantung, dan lain-lain. Semuanya akan semakin nikmat bila dicampur sambal taoco khas Makassar yang dapat menggugah selera makan kamu.Rasa asli dari Coto Makassar mungkin hanya bisa kita nikmati langsung di kota asalnya, travelers. Perbedaan rasa ini tidak bisa dipungkiri karena para pemilik kedai Coto Makassar mesti punya strategi agar kuliner mereka disukai masyarakat setempat. Caranya dengan memodifikasi bumbu atau penggunaan rempah-rempah. Coto Makassar yang dijual di area Jawa Timur misalnya, mungkin rasanya agak lebih asin dibanding aslinya. Sedangkan Coto Makassar di Padang mungkin akan lebih pedas dari aslinya.Bagaimanapun juga, makan Coto Makassar yang paling enak itu makan langsung di kota aslinya, Makassar. Biarpun lidah kita mungkin akan merasa asing dengan rasanya, tapi suasana Kota Makassar yang khas tidak bisa kita temui dimanapun. Apalagi jika kamu makan Coto Makassar sembari memandangi matahari terbenam di Pantai Losari, travelers.Untuk bisa menikamati coto makassar ini kamu juga bisa berkunjung keberapa kota besar di Nusantara Indonesia, seperti Surabaya, Bandung, dan Jakarta. Karena sejak artikel ini kami tulis ternyata coto makassar itu sendiri sudah membuka cabang restoran di kota-kota tersebut.Pengen tau rasanya makan Coto Makassar di Kota Makassar? So pastikan kamu rasakan sensasi dan kenikmatan Wisata Kuliner yang satu ini ya. Happy Holiday Guys.
Untuk Buntik yang penasaran dan mau merasakan kelezatan dari coto makassar ini, tidak usah pergi jauh-jauh ke makassar, bunda bisa membuatnya di rumah dengan resep coto makasar asli yang enak dan lezat di bawah ini.


Coto Makassar


Bahan - Bahan :
  • Daging sapi sebanyak 500 gram
  • Babat, sebanyak 500 gram, lalu direbus hingga matang (apabila bunda tidak suka babat bisa diganti sama daging sebanyak 500 gram)
  • Jantung sapi, sebanyak 200 gram, lalu direbus sampai matang
  • Hati sapi, sebanyak 300 gram, lalu direbus sampai matang
  • Kacang tanah goreng sebanyak 300 gram, lalu di tumbuk halus, dan buang kulitnya
  • Minyak sayur sebanyak 6 sendok makan
  • Daun salam sebanyak 5 lembar
  • Jahe sebanyak 5cm, lalu dihaluskan
  • Serai sebanyak 5 batang, lalu haluskan menggunakan blender
  • Lengkuas sebanyak 4 ruas, lalu dihaluskan menggunakan blender
  • Minyak goreng sebanyak 3 sendok makan untuk menumis
  • Air cucian beras sebanyak 2,5 liter (air cucian ke-3)
  • Kaldu bubuk rasa sapi sebanyak 1 sendok makan
Bahan Bumbu yang dihaluskan
  • Bawang putih sebanyak 10 siung
  • Kemiri sangrai sebanyak 2 buah
  • Jinten sangrai sebanyak 1 sendok teh
  • Ketumbar sangrai sebanyak 1 sendok makan
  • Merica butiran sebanyak 1 sendok teh
  • Garam secukupnya
Bahan Untuk Pelengkap
  • Irisan daun bawang
  • Bawang merah goreng
  • Irisan batang seledri
Bahan sambal tauco (haluskan)
  • Tauco sebanyak 100 gram
  • Cabe merah kriting, sebanyak 10 buah, lalu direbus sebentar
  • Bawang merah sebanyak 10 siung
  • Bawang putih sebanyak 5 siung
  • Tumis semua bahan-bahan sambal tauco di atas dengan 6 sendok makan minyak sayur sampai matang, lalu haluskan kemudian beri gula merah dan garam secukupnya.

Cara Membuat Coto Makassar.
  • Rebus 500 gram daging sapi dengan bahan jeroan lainnya menggunakan 2,5 liter air cucian beras ke-3. Beserta 4 ruas lengkuas dan 5 batang serai yang telah dihaluskan, 5 lembar daun salam dan 5 cm jahe sampai dagingnya empuk, lalu angkat dan potong dadu. Sisihkan.
  • Panaskan 3 sendok makan minyak goreng di atas wajan, lalu tumis semua bahan bumbu yang dihaluskan hingga harum, kemudian angkat dan masukkan ke dalam air rebusan daging tadi, bersama 300 gram kacang goreng yang sudah dihaluskan dengan 1 sendok makan kaldu bubuk, aduk rata dan rebus kembali hingga mendidih.
  • Masukkan potongan daging dan jeroan kedalam mangkuk lalu tuangkan kuah kaldu sesuai selera kemudian taburi dengan irisan seledri, dan daun bawang serta bawang goreng.
Coto Makasar asli yang enak dan gurih kini siap untuk di sajikan selagi masih panas bersama sambal tauco dan potongan ketupat, dan lontong atau nasi panas.Selamat mencoba dan jangan lupa Share atau bagikan resep di atas ke teman bunda yang lainnya melalui sosial media yang bunda gunakan.

Dan setelah kita mencoba membuat coto makasar disini juga kita melihat tempat"yang terkenal dengan menu coto makasar....Bagi Anda penggemar masakan Coto, atau bagi mereka yang akan berkunjung ke Makassar , bisa mendatangi tempat-tempat kuliner Coto Favourite di bawah ini :


1. Coto Nusantara Rumah makan Coto ini, terletak di Jl. Nusantara No. 32, Makassar. Juga memiliki cabang di Jl. Merpati Ruko 2 no 3 (Belakang Bank Sulsel). Pemilik rumah makan ini bernama H. Makmur Dg. Tutu, mengungkapkan bahwa usahanya ini sudah berdiri sejak tahun 1971. Waktu buka pukul 06.30 – 18.00 (setiap hari) Menu unggulan Coto dengan karakteristik menunya potongan dagingnya empuk, kuahnya segar, bawang goreng, di tambah jeruk dan di makan dengan ketupat.


2. Coto Dewi Rumah makan Coto Dewi terletak di Jl, Sunu No. 58, Makassar, dan memiliki cabang di Jl. Sultan Allaudin, Jl Panaikang, Jl Todopuli, Jl Monginsidi. Pemilik rumah makan ini, HM Yusuf P. Tempat usaha ini sudah berdiri sejak tahun 1993. Waktu buka setiap hari Senin – Minggu kecuali hari raya, selama 24 jam beroperasi. Menu unggulan Coto Dewi dengan daging yang empuk dan kuah yang enak.


3. Coto Lamuru
Tempat makan Coto Lamuru terletak di Jl. Lamuru No. 64 Makassar. Pemilik rumah makan ini Suhardiman. Tempat usaha ini berdiri sejah tahun 1980. Waktu buka setiap hari Senin – Minggu mulai pukul 09.00 – 13.00 Menu unggulan Coto ini memiliki karakteristik menu daging direbus dengan rempah, ditaburi bawang goreng dan daun bawang. Menggunakan daging lokal dengan kuah agak kental dan dagingnya empuk. Disantap lebih enak bila dicampur dengan kacang.


4. Coto Paraikate
Rumah makan Coto Paraikate ini terletak di Jl. A.P. Pettarani No. 125, Makassar. Memiliki cabang di Jl. Perintis Kemerdekaan Km. 7, Makassar. Pemilik rumah makan ini H. Nurdin Dg. Narang. Tempat usaha ini telah berdiri sejak tahun 1980 Waktu buka mulai pukul 08.00 – 22.00 wita (Senin – Minggu) Menu unggulan Coto dengan karakteristik menu potongan daging sapi dan hati yang diberi kuah yang dimasak dengan rempah-rempah.


5. Coto Maros Bagadang
Tempat makan favourite ini terletak di Jl. Gagak No 209/No 8, Makassar dan memiliki cabang di Jl. Veteran Selatan, Makassar. Pemilik rumah makan ini bernama H. Sapri. Waktu buka selama 24 jam setiap hari. Menu unggulan Coto dengan karakteristik tekstur daging yang lembut, kuah yang sedikit kental.
Nilai dari coto makasar sudah terdata di balai pelestarian nilai budaya sulawesi selatan
karna hingga kini dalam pesta adat masyarakat makasar,seperti sunatan,pernikahan,atau memasuki
rumah baru,hidangan coto selalu ditemukan di antara makanan lainnya.


Melani Puspita
01.16.034
Ilmu Komunikasi